Mencoba Ubuntu Netbook Edition

Setelah 2 hari berbulan madu bersama netbook baru, seperti rencana awal yaitu saya akan memasang distro Ubuntu yang versi netbook (UNR). File ISO sudah siap disiapkan beberapa hari yang lalu langsung saja membuat live USB untuk menginstal ke Netbook ini, yaa.. proses instalasi menurut saya cukup mudah dan terbilang cukup cepat.

Instalasi selesai, langsung saja kugendong netbook ini ke warnet untuk menginstal beberapa aplikasi yang harus wajib ditambahkan agar bisa memainkan file MP3, video, flashplayer dan masih banyak lagi. Oh iya saat instalasi berlangsung di kontrakan makanya buru-buru kugendong ke warnet hehe :D

Wifi sudah saya instal dan hasilnya OK, bluetooth tinggal minta dongle sama temen, Modem belum beli masih mengandalkan speedy dulu tapi rencana juga mau beli untuk persiapan besuk kalau sudah pindah ke rumah baru. Kelupaan saat instalasi walaupun saya belum mahir banget menggunakan touchpad, ya saya usahain pada saat instal itu tanpa tetikus(baca: Mouse) dan tidak ada kendala yang berarti. Nah karena baru punya netbook pertama kali ya maklum masih kayak wong ndeso saat mau menggunakan MB3(istilah draftman-nya) atau tombol no.3 -klik kanan di touchpad kok belum berfungsi, ah bodo amat ada mouse ini. Nanti saja diurusin, ternyata ada kesibukan lainnya. Lagi semangat-semangatnya main tenis dan mau beli raket baru lagi, semoga masih ada sisa uang di kantong hehe :)

Desktop Ubuntu di netbook baru

Ya, baru ini yang baru bisa saya lakukan di netbook baru saya, nanti atau kapan-kapan bisa diteruskan memadu kasih bersama netbook baru hehe. Tulisan pertama menggunakan komputer jinjing dan ditulis sehabis makan ayam bakar(ga ada hubungannya ya?? *tuing-tuing*). Ah sudahlah – biar bisa ada hubungannya, begini ceritanya, tadi tumben main tenis dari jam 4 sore sampai jam setengah 8 malem terus kelaperan deh, dalam perjalanan mampir beli ayam bakar “mas ayam bakar dibungkus satu ya?pakai nasi?” sampai kontrakan langsung makan kemudian mandi baru bisa manulis postingan ini.

48 thoughts on “Mencoba Ubuntu Netbook Edition

  1. Cahya

    Wah…, wallpaper-nya kok malah pakai proprietary sih, gimana nih semangar open source-nya :p

    Tapi kok seperti menggunakan plasma desktop-nya KDE ya?

  2. agung

    Cahya,
    Haha…, saya memang nge-fans sama Maria Sharapova dari dulu dan kurang tahu kalau wallpaper itu ber-proprietary, sekarang lagi semaaaangat main tenis lagi, jadi semangat open source-nya lagi loyo :p

    Hanya ganti themes dan customize appearance saja kok

  3. ardianzzz

    Sebenernya pengen pake linux, tapi beli netbook dah ada windowsnya.. males bikin dualboot.. hehe
    btw, mungkin punya hackintosh? pengen coba nih :p

  4. jarwadi

    gimana ngga betah betah di depan netbook nya, lah wallpaper nya aja bikin ngga nahan :D

    saya sih pakai Lucid tapi belum pernah nyoba yg UNR, hehe

    salaman sesama pengguna ubuntu ya

  5. agung

    Mas jarwadi,
    Yap, benar sekali wallpaper-nya sengaja tak kasih yang bagus hehe :D
    Ini juga baru pertama pakai UNR kok,
    cheeeersssss sesama pengguna Ubuntu

  6. agung

    Pak Aldy,
    Namanya juga anak muda pak,
    jadi biar menambah semangat atau sekedar untuk menemani “mata ini” ketika diajak begadang hehe :D

  7. ganda

    Saya juga begitu. Tapi masalahnya ada ketidakkompatibelan dengan beberapa jenis hardware yang kita punya mas. Misalkan wireless card yang tidak bisa di deteksi dan tidak ada drivernya untuk OS X.

  8. waroeng ubuntu

    saya tidak punya netbook, jadi blm bisa bandingin bila “unity” di install di netbook

    unity sendiri untuk ubuntu 10.10 jadi versi sekarang masih merupakan pengembangan

  9. agung

    waroeng ubuntu,
    Ya saya memang lagi suka-suka mencoba hal baru di netbook saya ini.
    jadi yang sekiranya cocok di hati, ya itu yang disukai :D

  10. gadgetboi

    wah … selain ubuntero, mas juga lagi hobby tenis yah … salut … biar jadi geeks jangan lupa olah raga :lol:

    *saya juga menggunakan warnet untuk menginstall dan mengupdate :lol: koneksi internet di rumah lemot (btw mas agung pake speedy 200 ribu yah?)*

  11. ganda

    Kalau keperluan pribadi sepertinya masih bisa Bang. Namun kalau kita gunakan untuk mendapatkan profit, kita tidak bisa. Ilegal. Di Iphone 4 WWDC, Steve Jobs mengatakan bahwa aplikasi yang dibuat untuk Iphone tidak diperbolehkan di jual di Iphone App Store karena alasan ilegalitas software yang digunakan untuk itu. :) Untuk keperluan pribadi saja, buat ngetest2 dan mencoba2 masih bisa sih. Walau melanggar EULA.

  12. agung

    Realodix,
    Saya juga kurang hobby main game, tapi setidaknya diLinux sudah banyak aplikasi game-game yang bagus kok :D

    gadgetboi,
    Saya hanya pengguna biasa mas :D
    *Speedy pakai yang RP712.500/bln plus PPN :lol:*

  13. agung

    Setelah baca-baca (bersama Google terjemahan pastinya) jadi legal jika untuk keperluan pribadi ya? seperti yang dibilang mas Ganda.
    Sedikit tersinggung pada Pembuat lemari Es yang mengatakan dapur anda terlalu jelek, Anda tidak dapat menggunakan kulkas didalamnya.

    Saya mendingan belajar Arch sajalah mas Dani :D

  14. ganda

    agung :
    Setelah baca-baca (bersama Google terjemahan pastinya) jadi legal jika untuk keperluan pribadi ya? seperti yang dibilang mas Ganda.
    Sedikit tersinggung pada Pembuat lemari Es yang mengatakan dapur anda terlalu jelek, Anda tidak dapat menggunakan kulkas didalamnya.
    Saya mendingan belajar Arch sajalah mas Dani

    Sebenarnya tidak legal juga mas. Tapi Apple tidak bisa berbuat banyak karena kita tidak mendapatkan keuntungan dari toolsnya yang dibajak. Dan lagi pula, mereka juga banyak dapat ide, masukan dari pada geeks dan nerds yang membuat hackintosh. Dan lagi pula, kita tidak dapat support dari Apple, semisal support untuk hardware di PC, mau tak mau, harus menulis sendiri drivernya (atau menunggu orang lain yang membuatkan?).

  15. gadgetboi

    mas agung .. gimana? sudah bisa wvdialnya? kalau netman apakah mas agung menset “create a connection on this mobile” menggunakan SONER tipe mas agung? kalau iya … JANGAN! mending set ajah ke ANY DEVICE … entah mengapa kalau di set sesuai dengan tipe hape nanti akan sering disconnect sendiri … semoga info ini membantu.

  16. gadgetboi

    boleh tahu enggak. apakah di daerah mas agung dapat sinyal 3G? kalau sering putus-putus bisa di tambahin 2 path ini di bawah konfigurasi wvdial:
    FlowControl = CRTSCTS
    Carrier Check = No

    semoga membantu :mrgreen:

  17. agung

    Mas Rangga,
    HP tipe Sony Ericsson M600i, dulu pernah berhasil saat menggunakan Windows :)
    OK nanti saya coba-coba lagi yang men-set ANY DEVICE, sinyal 3G terdeteksi didaerah saya dan konfigurasi wvdial 2 path juga akan saya coba.
    terima kasih untuk bantuannya mas :D

  18. dani

    Mas Agung,
    di Ubuntu pakai GRUB2? Mas Ipul.web.id mengeluh tuh…tapi, maklum ya, Slackers memang susah disuruh pindah ke lain hati. :)

  19. ipul

    waduh …. nama saya nyampe juga disini, iya mas ,saya sedikit bingung dengan GRUB2 ,meskipun masih bisa diakalin (pasnya diakal-akalin) sebelum akhirnya memutuskan untuk menulis http://ipul.web.id/ubuntu-is-sux-slackware-for-human-beings/ .

    waduh , sepertinya slackers memang susah untuk diajak modern ya mas… senengnya yang kuno-kuno .. yang lain udah nyampe wubi , slackware masih aja pake text-mode . jadi malu :-)

  20. agung

    Mas Dani,
    Ternyata ada beberapa yang mengeluh dengan GRUB2 juga tho! kirain cuma saya saja.
    Setelah sedikit bertanya dengan seorang narablog pengguna PClinuxOS (cidtux.net) akhir saya me-restore dengan redo MBR live PClinuxOS, hasilnya GRUB2 Ubuntu diganti oleh GRUB-nya PClinuxOS — dual boot sudah normal.
    Masih berkutat dengan SUSE, Ubuntu dan PClinuxOS dulu :D, dan text-mode masih belajar sambil jalan

  21. agung

    Mas Ipul,
    Terima kasih sudah berkunjung :D.
    Awalnya saya juga males saat melihat PClinuxOS tidak bisa boot dari GRUB2 (Ubuntu), setelah googling mandiri dan bertanya-tanya, akhirnya ganti GRUB dengan miliknya PClinuxOS — dualboot sudah normal.

    Wah saya yang malu nih mas, belum bisa pakai text-mode :)

  22. ipul

    hehe text-mode itu punya orang susah dan sukanya menyusahkan diri :-D .kalo udah ada GUI kenapa harus text-mode ( jaim mode:on )

    saya pernah mencoba menggunakan klick yang turunannya PClinuxOS sepertinya , dan alhasil netbook saya berjalan dengan sangat beratnya ketika mencoba 3D nya KDE .hehehe

  23. harry

    misi mas mau nanya,
    tampilan ubuntu netbook edition ini bisa dirubah gak mas misalnya dirubah menjadi seperti tampilan mac, atau tampilan lainnya ??
    mohon petunjuknya….

Silakan tambahkan komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s